Tampilkan postingan dengan label Cerita Dewasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Dewasa. Tampilkan semua postingan

Aku Mandul dan Istriku Selingkuh - Cerita Dewasa

Aku Mandul dan Istriku Selingkuh - Cerita Dewasa - Banyak sekali cerita yang dapat kita ambil manfaat dan hikmahnya, banyak cerita pula yang mengajarkan kita untuk lebih pintar dan cerdas dalam menghadapi sebuah masalah. namun banyak pula cerita dimana tokoh baiknya hanya diam dan jika kita dalam posisi tersebut akan berontak dan marah, seperti cerita yang satu ini:

Aku menikah dengan perempuan yang sangat aku cintai, tanpa aku sadari pernikahan itu sudah berjalan 3 tahun, tanpa ada tanda-tanda kehamilan dari dia..

Diam-diam aku pergi ke dokter tanpa memberi tahu istriku, untuk mengecek kesuburanku..
Aku begitu terkejut saat dokter mengatakan aku mandul.
Bagiakan langit runtuh saat itu ku rasa..
Dengan pikiran yang berkecamuk, aku pun beranjak pulang,walau hari itu saat nya jam kantorku masih berjalan,
Tidak ada semangat untuk masuk kerja,, yang aku inginkan segera pulang dan menemui istriku di rumah dan mengatakan yang sebenarnya.

Tapi
Saat kaki ku menginjakan di depan pintu, aku dengar suara canda tawa dengan seorang laki-laki di dalam rumah, aku hafal swara itu,
Dia adalah kakak kandungku,g ak habis pikir kenapa dia siang-siang datang ke rumahku, padahal jelas2 dia tahu aku masih bekerja jam saat2 sepert Ini.
Ku tenangkan hatiku. setelah menghela nafas panjang ku beranikan masuk ke rumahku..
Ku lihat kakak ku hanya menggunakan celana panjang, dan duduk di sova, tampa menggunakan kaos,
Padahal dia tahu ada istriku seorang di rumah,
Saat aku menyapa kakak ku..ku lihat istriku keluar dari dapur membawa semangkok mie, dengan rambut yang masih basah kelihatan dia barusan mandi..
Ku tepis, perasaan itu, aku katakan dalam hati, mungkin kebetulan saja...
Setelah berbincang2 dengan kakak ku.. akhirnya dia pun pamit pulang setelah di telepon istri dan anaknya..

Ku lihat senyuman manis itu di tujukan pada istriku..
Walaupun sakit hatiku, tapi aku mencoba untuk menghibur diri.

Saat malam hendak tidur
Tiba2 Istriku memeluk ku, dan mengatakan sesuatu yang sempat membuat jantungku berhenti sejenak saat istriku mengatakan terlambat bulan 2,5 bulan. aku bingung, ingin rasanya aku menampar dan mengatakan pada dia bagiamana dia bisa hamil, sedangkan aku dalam keadaan mandul..
Tapi lagi2 perasaan kecewa itu aku tahan,
Aku simpan rapat2 apa yang terjadi pada diriku,
Biar saja aku rawat bayi itu,bagaimanapun juga dia keponakanku.Dan biar tetangga dan dan teman2ku mengira kalau aku juga lelaki yang sehat,

Genap 6 bulan kehamilan istriku,kabar duka itu datang, kakak ku meninggal karena kecelakaan..
Dengan kejadian itu, aku pun bertekad membahagiakan bayi yang di kandung istriku, bagaimanappun juga dia adalah anak dari kakak ku..

Setelah kelahiran bayi perempuan itu, hidupku begitu bahagia, semua aku tepis tak pernah aku ingat2 lagi apa yang istriku lakukan padaku.
Kini ada bidadari dalam hidupku walaupun bukan darah dagingku.
Dia mirip banget sama kakak ku,r ambut dan hidungnya..
Jadi tanpa rasa malu aku mengakui anaku karena jika di tanya orang,,,ya nieh anaku mirip sama pak de nya..
Semua pun percaya kalau dia anaku.

Kini bidadari kecilku sudah berumur 4 tahun..
Tiba2 di tengah malam itu kata2 itu muncul dan terucap lagi dari istriku...

"Mas aku hamil, lagi udah terlambat 1,5 bulan, dengan tanpa dosa di raut wajahnya dia memeluku seakan akan dia berharap aku bahagia mendengat hal itu,bagaimana mungkin dia hamil lagi dengan siapa lagi dia hamil YA ALLAH....
Aku pun bingung, aku periksa sekali lagi ke dokter, tapi benar2 aku mandul dan aku berganti dokterpun mereka tetap mengatakan aku mandul..
Kalau dulu aku tahu bayi siapa yang dia lahirkan.
Tapi sekarang aku betul2 tidak tahu, siapa ayah dari bayi di dalam perut istriku itu..

====Cerita Selesai====

Cinta Terlarang Kakak Iparku dan Aku - Cerita Dewasa

Cinta Terlarang Kakak Iparku dan Aku - Cerita Dewasa - Pada kisah kali ini menceritakan sebuah pengalaman hidup seorang wanita yang menaruh hati kepada suami dari kakak kandungnya sendiri, bagaimana cerita akhirnya, apakah berakhir dengan bahagia atau malah berakhir dengan penyesalan, yuk baca cerita lengkapnya:


***
Usiaku 19 tahun saat kakak pertamaku menikah. Kami sebenarnya sekeluarga kaget, ia adalah sosok wanita yang sangat manja dan seringkali berbuat sesuka hati, tetapi ternyata ada pria yang dengan besar hati mau menyuntingnya. Pada waktu itu kami mengiyakan saja dan bersyukur, siapa tahu tindak tanduk kakakku dan sifatnya bisa berubah karena suaminya.
Kami sendiri sebenarnya tidak cukup banyak tahu asal usul dan kapan mereka berpacaran. Tetapi setelah bertemu dengan keluarganya, keluargaku setuju karena calon kakak iparku ini berasal dari keluarga baik-baik. Singkat kata, rencana pernikahan itu tidak terkendala apapun dan berjalan lancar-lancar saja.
Merekapun menikah dan menempati rumah sendiri di daerah yang cukup jauh dari rumahku. Demikian, kami mengira mereka sudah hidup nyaman dan bahagia.
***
Belum sebulan menikah, kemudian kuketahui kakakku sudah hamil. Ia jadi sering sekali pulang ke rumah dan bermanja pada bunda. Bundaku bersabar dan diam saja. Kukira memang hal itu sudah wajar, tetapi apa nggak kasihan sama suaminya yang sering sendirian di rumah? Alhasil, karena tak tega dengan kakak ipar, bunda mengutusku tinggal sementara di rumah kakak. Untuk sekedar membantunya mengerjakan hal-hal di rumah karena kondisi hamilnya cukup membuat ia sering berbaring di kamar.
Kakak iparku bukan orang yang banyak bicara. Ia cenderung pendiam dan memang terlihat sangat sabar. Sesekali ia mengajakku ngobrol, tapi hanya seputar studiku saja. Memberikan saran yang bijak seperti kakak sendiri.
Aku akui, di kehamilannya kakakku jauh lebih manja dan egois ketimbang biasanya. Pantas saja kalau ia ngotot pulang ke rumah bunda. Mungkin saja memang ia tak betah melakukan apa-apa sendiri. Dan aku menerima saja karena sesungguhnya aku juga menyayanginya, aku juga menyayangi calon keponakan yang ada di rahimnya.
***
Hari ini kakak keterlaluan. Aku yang selama ini bersabar sudah tak betah dibuatnya. Baru saja sebulan aku di sini, aku sudah ingin pulang ke rumah bunda. Setiap hari aku menelepon bunda untuk menceritakan kondisi dan permasalahan apa yang sedang terjadi. Bunda hanya memintaku lebih bersabar. "Bunda percaya kalau kamu bisa lebih bersabar. Makanya Bunda mengirimmu ke sana. Sudahlah, kalau toh terlanjur menjengkelkan, tinggal saja jalan-jalan sejenak atau bilang kalau kamu ada kegiatan di kampus," kata Bunda membujukku.
Awalnya aku ingin segera pulang, tapi kuurungkan niatku karena aku tahu Bunda sendiri sebenarnya sudah pusing dibuatnya.
Melihatku termenung di teras lantai atas, kakak iparku menghampiri. "Ada apa?" tanyanya. Ia jarang mengajakku berbicara, tetapi kali ini aku akan memanfaatkan momen ini untuk curhat seputar istrinya. Siapa tahu ia bisa mengatasinya.
Manggut-manggut dan hening sejenak, kemudian ia membuka suara. Ia menceritakan beberapa hal yang belum pernah kuketahui sebelumnya. Bagaikan petir, aku baru tahu kalau sebenarnya kakak iparku tidak mencintai kakakku. Bayi yang ada di kandungannya bukanlah bayinya. Melainkan bayi adiknya, yang sudah kabur ke luar negri karena enggan bertanggung jawab atas kondisi kakak.
Sebenarnya waktu itu kakak mengaku sudah hamil terlebih dahulu agar adik kakak iparku menikahinya. Tetapi ia kabur entah ke mana. Alhasil, karena tak mau sampai keluarganya mencelakakan keluarga orang lain, kakak iparku diminta menikahi kakakku oleh keluarganya.
"Jadi begitu kak... apa yang akan kakak lakukan setelah ini?" pertanyaanku begitu tidak penting dan mungkin membuat kakak iparku semakin pusing. Sebelum ada jawaban darinya, aku langsung tersadar dan menggamit lengannya. "Ah sudah kak, ayo kumasakkan sesuatu untukmu. Kau pasti belum makan," kataku ceria. Lantas aku tersentak sendiri. Kulepaskan tanganku dari lengannya dan aku sadar bahwa tak seharusnya aku melakukan hal itu. Aku tak bicara apa-apa dan hanya bergegas turun untuk memasak untuknya.
***
Sejak hari itu sebenarnya sikap kakak iparku berbeda. Ia lebih memperhatikanku, lebih sering mengajakku ngobrol, lebih sering menghiburku dan menemaniku berbelanja atau membelikan kakak makanan yang ia inginkan.
Aku merasa ada yang berbeda. Ia tak seperti kakak ipar bagiku. Ia mungkin adalah sosok kakak yang hangat, tetapi juga.... membuatku jatuh hati padanya.
"Kamu sudah punya pacar?" tanyanya, dan kujawab dengan menggelengkan kepala.
"Tidak sedang jatuh cinta? ah masa, usia segini biasanya kan sedang seru-serunya. Apalagi kamu... (ia terdiam) Kamu cantik menurutku," katanya lagi membuatku deg-degan.
Mendengar kata-katanya aku jadi kegeeran. Mungkinkah ia mengalami perasaan yang sama sepertiku? Mungkinkah ia juga jatuh cinta denganku?
***
Hari itu kakakku memilih bepergian dengan temannya sedari sore. Dan hingga sekarang pukul 10 malam ia tak kunjung pulang. Aku yang resah berusaha meneleponnya, tetapi tak juga diangkat. Aku kesal. Akupun kemudian naik ke atas ke ruang jemuran di mana bisa melihat bintang. Aku senang menghabiskan waktu di sana karena suasananya sepi dan tenang.
"Sedang apa kamu di sini?" suara kakak iparku mengagetkanku.
"Aku... aku tidak dengar mobil kakak datang. Eumm... Kakakku belum pulang, jadi aku tidak bisa tidur..." kataku.
"Ah, biarkan saja. Mungkin bisa jadi dia malah pulang pagi seperti biasanya."
"Seperti biasanya gimana?"
"Dulu sebelum kehamilannya membuat ia mual-mual, ia sering malah tak pulang. Pergi ke cafe dan nongkrong hingga dini hari. Mungkin sekarang kondisinya baikan, makanya ia doyan nongkrong lagi," kata kakak iparku tak kaget.
Kusadari memang kakakku yang satu itu susah dimengerti. Mungkin karena paras wajahnya yang cantik maka ia tak pernah merasa bersalah bila berbuat seenaknya. Kasihan kakak iparku.
"Aku ingin bertanya sesuatu padamu?" tanya kakak ipar.
"Apa?"
"Apakah kamu juga memiliki perasaan yang sama sepertiku?" Pertanyaannya membuat jantungku nyaris copot. Apakah memang benar ia memiliki perasaan yang sama sepertiku? Aku terdiam cukup lama. Menunduk dan tak bisa menjawab apa-apa. Kediamanku dianggap sebuah jawaban positif bagi kakak iparku. Ia kemudian merentangkan tangannya dan merengkuhku. Aku merasa nyaman di pelukannya. Aku merasa cintaku tak hanya bertepuk sebelah tangan. Aku begitu tergila-gila padanya.
***
Hari ini kakakku melahirkan. Aku sudah dua bulanan ini kembali ke rumah Bunda. Dengan alasan aku lelah dan sudah tak bisa memberinya toleransi. Tetapi hubunganku dengan kakak iparku tetap baik dan semakin baik. Aku bertahan sebagai kekasih gelapnya di dalam rumah tangga kakakku sendiri.
"Bunda mau bicara, dek," kata Bunda sambil memegang bahuku ketika menunggu kakakku keluar dari ruang operasi.
"Apa sih bunda?," bunda terdiam kemudian menghela napas panjang seperti sedang mengatur kata-kata.
"Kamu mencintai kakak iparmu?" pertanyaan bunda bagaikan petir di hari itu. Aku tak tahu harus menjawab apa karena aku tak mau bunda bersedih.
"Sebenarnya bunda sudah tahu sejak kamu tinggal di sana, kalian bakal saling jatuh hati. Bunda juga sudah tahu perihal kakak iparmu yang sebenarnya tidak mencintai kakakmu. Kondisi yang menyebabkan kalian harus begini bukan? Tetapi dek, Bunda meminta dengan sangat agar kamu tidak egois. Ia adalah suami kakakmu nak. Tidak seharusnya kamu merebut cinta dari kakakmu sendiri..."
Aku tak berkata apa-apa. Aku menangis dalam kebisuanku. Harus apa aku sekarang? Aku mencintai suami kakakku, yang tidak mencintai kakakku. Yang menikahi kakakku hanya karena tanggung jawab dan menjaga nama keluarganya.
Pembaca Vemale yang setia,
Aku bingung saat ini. Apakah aku harus memilih melanjutkan cintaku ini atau menyudahinya demi kakakku dan bayinya? Aku tak tahu harus bercerita pada siapa lagi. Dan aku benar-benar tak tahu jawaban dari masalahku ini apa. Aku berharap kalian bisa membantuku.

Cinta itu memang buta, begitu butanya sampai membuatku melakukan kesalahan yang sangat besar. Kesalahan yang mungkin akan kusesali seumur hidupku ini.

Silahkan membaca artikel cerita dewasa lainya ea. dijamin seru-seru deh.

Akhir Penyesalan Karena Selingkuh - Cerita Dewasa

Akhir Penyesalan Karena Selingkuh - Cerita Dewasa - Bagi anda yang sudah berumah tangga, mungkin dengan membaca cerita pendek ini dapat merubah sikap untuk selalu setia pada pasangan dan agar tidak mengalami penyesalan hidup seperti yang dikisahkan dalam cerita dewasa ini, selamat membaca:


Aku mengenalnya saat dalam satu organisasi pemuda Islam, Dia sangat aktif, smart, serba bisa, dan sholehah. Aku sangat tertantang ketika jadi satu dalam forum rapat denganya pendapatnya selalu ku bantah meski ku tahu pendapatnya itu benar. aku sebal setiap melihatnya selalu kekeh dengan pendapatnya tapi justru hal itulah yang membuat aku mulai jatuh cinta kepadanya, hingga akhirnya ku beranikan diri untuk menembaknya Al hamdulillah dia ternyata punya perasaan yang sama denganku.
Tidak berapa lama aku mengajak keluargaku ke orang tuanya untuk melamarnya, dari awal sebelum menerimaku ia memang sudah memberi warning kalau memang serius mencintainya tujuannya hanya satu yaitu menikah.Aku setuju, tanpa ada pacaran hanya sebuah ta’aruf , dan setelah melalui proses istikhoroh kami berdua yakin dan langsung menyelenggarakan pernikahan secara sederhana.
Setelah menikah kami memutuskan untuk kontrak ,karena dia memang sangat mandiri. Kehidupan kami setelah menikah sangat bahagia, Dia seorang istri yang tawadlu’ sama suami dia juga sholihah aku bahagia bersamanya.Kebahagiaan kami semakin lengkap ketika dari rahimnya lahir seorang bayi perempuan yang sangat cantik. Dan beberapa tahun kemudian lahirlah adiknya bayi laki-laki yang lucu. Terasa klop kehidupan kami.
Aku memang laki-laki yang kurang bersyukur dengan apa yang sudah aku dapatkan.Aku bekerja sebagai seorang Dosen yang sukses, atas dorongannya aku mampu menyelesaikan S2, memang di balik Kesuksesan seorang suami ada peran penting seorang istri.Di kampus hari-hariku berkecimpung dengan mahasiswa, hingga aku mengenal seorang mahasiswi yang berasal dari keluarga kaya, Dia manis, dia manja dari mulutnya sering terdengar cerita-cerita kesenangan dia berbelanja dan jalan-jalan , serta kuliner kemana-mana, aku memanggilnya Mawar, awalnya hanya keinginan tuk menasehatinya tapi lama-kelamaan kami sering bertemu dengan alasan bimbingan mata kuliah, hingga suatu hari istriku mendengar aku lagi bercanda dengan Mawar di telpon malam hari bahkan ia sempat membaca beberapa smsnya, Dia mencoba mengingatkanku. aq pun berjanji utuk tidak mengulanginya, hingga ia menemukan sebuah foto Mawar dengan tulisan pujianku kepadanya. Dia sangat marah aku pun menyesal sudah menyakitinya hingga menangis dan berjanji untuk melupakan Mawar .
Setan memang telah merasuki jiwaku aku belum bisa melupakan Mawar hingga aku berhubungan lewat jejaring sosial .Dan lagi-lagi aku ketahuan .”AA’ dia memanggilku, teteh sangat mencintai Aa’ . teteh memang sangat cemburu melihat kemesraan Aa’ dengan wanita lain, bahkan rayuan dan pujian itu tidak pernah aa’ berikan kepadaq aa’ bilang malu tapi ke gadis itu begitu lancar aa’ mengatakannya. A’ apa yang sudah aa’ lakukan itu sudah mendekati zina itu dilarang oleh agama apalagi buat seorang laki-laki yang sudah beristri itu akan menjerumuskanmu.Sekarang sudah berulang-ulang aa’ melakukannya teteh menyerah Aa seorang Dosen yang sangat pandai dan yakin mampu membedakan mana yang haq dan mana yang batil.hanya teteh tak percaya sekaligus kecewa karena suami yang selama ini teteh banggakan akan kebaikan dan kesalehanya ternyata tega menyakiti hatiku dan menikam di belakangku.”
Apa yang dikatakan istriku ternyata belum membuatku sadar malah semakin terperosok kedalamnya. aku tak bisa lepas dari mawar, hingga suatu hari kuputuskan untuk menikahinya secara diam-diam.
Insting seorang istri memang sangat kuat akan terasa kalau suaminya selingkuh hingga hari yang naas itu tiba, Dia mengetahui semuanya dan terasa seperti terkena tembak dia minta aku menceraikannya. Aku tidak bisa menolaknya dari awal komitmen kami memang tak akan ada poligami dan jika hal itu terjadi aku harus menceraikannya.
Rumah tangga yang selama ini sudah kami bangun denga susah payah, hingga kami sudah mempunyai rumah sendiri hancur sudah. Semua berawal dari kebodohanku tidak bisa menahan hawa nafsu.
Setelah bercerai aku harus meninggalkan rumah, kulihat istriq meneteskan air matanya ku lihat anak-anakku yang tertidur pulas bocah-bocah kecil yang senantiasa mengusir kepenatanku ketika pulang kerja dengan tingkahnya yang lucu dan kemanjaan mereka ketika bergelayut di pundakku harus ku tinggalkan.
Kehidupan baru ku mulai dengan mawar.Di rumah pemberian orangtuanya yang mewah, Ketika bersama Mawar ku rasakan betapa jauh perbedaannya dengan istriq. Ku teringat istri ku senantiasa mengajakku untuk sholat jamaah, sedang untuk sholat aku harus membujuk mawar dulu. Setiap pagi Istriku senantiasamenyiapkan keperluan kerja hingga sarapan pun dia dengan lembut menemaniku, Bersama Mawar Semua memang telah siap tapi bukan Mawar yang menyiapkan semua dilaksanakan pembantu. Mawar sering sekali mengajakku jalan ketempat-tempat yang jarang ku kunjungi bahkan asing bagiku selama ini. Shopping ke mall, kongkow di tempat karaoke keluarga bahkan aku harus membuang waktu sia-sia untuk menemaninya ke Salon.Saat itu ku teringat saat-saat yang indah bersama istri dan anak-anakku pergi jalan-jalan ke pasar sore yang ada wahana mainan anak-anak, tertawa renyah mereka membuatku sangat bahagia.Jangankan ke salon membeli make up untuk dirinya saja tidak dia anggarkan semua penghasilannya untuk nyicil rumah dan membantu keperluan anak-anak.
Suatu hari aku sakit dan terpaksa harus opname. Dengan alasan biar cepat sembuh Mawar menyewa seorang perawat untukku. Dalam kondisi kesakitan anganku melayang betapa istriku dulu begitu sangat mengkhawatirkan aku ketika aku sakit mulai bicara dengan dokter membeli obat hingga ia rela ijin kerja untuk merawatku, dengan penuh kesabaran ia menyeka, menyuapi , membantu meminum obat dan senantiasa mendampingiku hingga sembuh.
Aku merasakan inilah akibat dari orang yang tidak bersyukur dengan semua yang telah di anugerahkan Allah .Dalam kegalauan aku mulai membuka email .Betapa terkejutnya Di dalamya banyak sekali email masuk ,ku baca satu persatu
Krisna :” Kalau tau kamu akan menyakitinya dan selingkuh dengan gadis lain dulu aku rebut dia dari kamu.dasar pecundang.” Dia adalah rivalku yang juga mencintai istriku dan mertua juga merestuinya.Dan aku sangat bangga bisa mengalahkanya dan bisa memenangkan hati istriku.
Wawan :”Aa’ Istrimu itu sangat baik dan sholihah, sayang kamu udah menyia-nyiakannya. Aku menyesal sudah mengalah karena tau dia mencintaimu.” Dia temanku yang ternyata diam-diam juga mengharapkan bisa mendapatkan istriku
DR.Yanto :” Kamu akan menyesal karena sudah meninggalkan seorang istri yang bekerja membatu kamu menafkahi keluarga, dia punya gaji tetap di BUMN, Dia sehat bahkan dia sudah menganugrahi anak laki-dan perempuan, kamu tau kan itu semua tidak aku dapatkan ?” Temanq sesama Dosen Istrinya sakit kanker dan harus rawat jalan dan belum dikaruniai anak sampai sekarang.
Masih banyak lagi Email yang serupa dari kelurgaku , dari keluarganya dari mahasiswaq , yang semua isinya menyalahkanku.Tapi ada satu Email yang yang sangat menusuk hatiku
Mr X : Al hamdulillah, Doa’aku terkabul setelah sekian lama aku menunggu akhirnya aku punya kesempatan untuk menikahi seorang bidadari cantik yang bisa memberi kebahagiaan kepadaku di dunia yang Indah ini dan Di surga kelak. Terimakasih ya kamu udah mencampakannya kini giliranku untuk menyembuhkan hatinya yang luka memberikan seluruh hidupku untuk senyumnya yang indah dan merawat anak-anakmu yang Lucu, Smart dan membanggakan.Dan Maaf bila kelak kamu melihat betapa bahagianya aq memiliki istri seperti dia.”Glek rasanya seperti tersendat tenggorokanku siapa dia sebenarnya?
Aq terus berfikir siapa Mr X?Hingga akhirnya
Braak..Suara pintu kamar terbuka Mawar baru datang entah kemana setelah seharian pergi padahal aku ada di rumah, jam menunjukkan pukul 24.00 WIB
“Maaf ya sayang, aku tadi ada pertemuan sama teman- teman FB yang ada di luar negeri wah seru lo sampai kemalaman deh.”lalu dia menciumku dan langsung pergi tidur. Aku tidak bisa berkata apa-apa. Semakin hari kulihat kelakuan Mawarsangat jauh dari kriteria Istri sholehah, apalagi hari-harinya selalu di habiskandengan FB an, Tweeteran atau BBM an.Setiap kali aku membutuhkannya dia bilang sibuk. Hingga suatu hari Allah menunjukkan kebesarannya bahwa setiap kejelekan akan mendapakan keburukan pula. Pria yang selingkuh akan mendapatkan pasangan yang selingkuh juga.
Aku baca semua jejaring sosilanya ketika ia lupa mematikan laptopnya saat dia pergi, Di luar dugaan ternyata Mawar sedang berhubungan dengan seorang laki-laki yang seusianya, Dari statusnya Mawar sering jalan dengannya dan status terakhir Malam ini mereka berdua akan check in di sebuah hotel.Mawar Mau karena pemuda itu menjanjikan akan menikai Mawar Secara Resmi. Karena memang pernikahanku dengan Mawar hanya pernikahan sirri.
Malam itu Mawar di antar sbuah mobil dengan seorang pemuda yang persis seperti foto yang ada di lap top. Aku langsung mendatangi Mereka dan memarahi Mawar serta Memukul Pemuda itu. Langsung Aku bilang akan menceraikannya. Di luar dugaan ternyata Mawar malah tertawa dan berkata” Wah enak deh aku ndak usah susah-susah minta cerai sama mas. Mas nanti datang ya di pernikahan kami. Ternyata ndak seru nikah sama orang yang jauh lebih tua dariku semua serba ada aturan dan lemot.ha.ha.,Oh ya Mas malam ini juga sebaiknya mas tinggalkan rumahku ya bawa aja barang-barang mas yang kuno itu. Daa. Dia langsung ngacir dengan pemuda itu.
Ya Allah aku memang pantas mendapatkan semua ini .Badanku terasa remuk, hatiku hancur, ku menangis sejadi-jadinya dengan penyesalanku seumur hidup. Aku menyesal telah menyianyiakan mutiara yang terindah yang sudah ada di genggamanku demi mendapatkan mutiara yang imitasi.
Beberapa tahun kemudian, Dari Jauh aku melihat Istriku Dengan Gamis yang Ekslusif namun sederhana, wajahnya semakin cantik dan terawat serta bersahaja tampak tersenyum bahagia .sedang bersiap-siap bersama keluarga barunya untuk menghadiri acara penyematan gelar Dokter Spesialis anak putriku. Ya cita-cita istriku untuk menjadikan putrinya sebagai seorang Dokter tercapai, ya Allah kalau saja aku tidak bodoh mungkin akulah yang mendampingi putriku saat itu. Di Depan Sebuah mobil Mewah ku lihat putraku yang sudah jadi pengusaha sedang merapikan dasinya .Gagah banget kamu nak ku teringat saat kecil dia senang sekali menggigitku, Tiba-tiba saja dari dalam rumah yang ada di kawasan Elit itu keluar seorang lelaki gagah dan ganteng serta berwibawa yang ternyata dialah Mr X yang berhasil menikahi istriku dan mampu membuatnya tersenyum kembali serta mendidik anak-anakku sampai berhasil. Dia menggadeng satu anak laki-laki dan satu anak perempuan yang kemudia berlarian menghampiri istriku “Bundaa….”teriak mereka O pasti itu pasti anak dari hasil pernikahan mereka ganteng dan cakep. Klop kebahagiaan mereka.
Kini sisa hidupku ku habiskan seorang diri di rumah kedua orang tuaku yang telah tiada dengan segenap penyesalan yang luar biasa. Tubuhku semakin kurus karena tak ada yang merawatnya ku teringat betapa aku sangat gendut setelah menikahi istriku semua teman teman terkejut karena sewaktu belum menikah tubuhku memang kurus. Kesepian menjadi teman sehari-hariku meski sesekali kedua anakku bergantian menjengukku. Ya Istriku adalah istri yang luar biasa dengan semua hal yang sudah aku lakukan padanya dia tidak pernah memutuskan hubungan darah dan silaturrahmi aq dan anakku terima kasih dan maafkan aku sayang, aku bahagia kamu sekarang mendapatkan semua karunia dari Allah dari kesabaran dan kesholehanmu. aku turut bahagia.
Pesanku bagi para suami jangan pernah selingkuh. Selingkuh itu memang indah tapi itu awalnya saja dan itu fatamorgana karena tipuan dari syetan. Yang kedua bersyukurlah dengan segala yang kaumu punya terima semua kekurangan istrimu dengan kelebihan yang kamu punya. Karena dengan selingkuh dan tidak bersukur bukan kebahagiaan yang akan kamu dapatkan kamu akan terjerumus kedalam jurang kesengsaraan dan penyesalan seumur hidup seperti aku.
Semoga Cerita ini mampu jadi pelajaran bagi semua. Amin
Jangan lupa baca-baca cerita dewasa yang lainya juga ea....terimakasih.